Lisan adalah bagian kecil dari tubuh manusia, tetapi dampaknya sangat besar. Dalam Islam, ucapan yang keluar dari mulut seorang hamba memiliki bobot luar biasa. Ia bisa menjadi penyebab keberkahan, atau justru mendatangkan murka Allah. Ustadz Khalid Basalamah dalam ceramahnya menekankan bahwa setiap ucapan yang keluar sejatinya adalah doa. Maka, berhati-hatilah dengan apa yang kita ucapkan.
Al-Qur’an Menegaskan Kekuatan Ucapan
Allah SWT berfirman:
“Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.”
(QS. Qaf: 18)
Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap kata yang terucap akan dicatat, tak ada yang luput. Maka, ucapan yang baik akan menjadi kebaikan di sisi Allah, dan ucapan buruk akan menjadi dosa.
Dalam konteks ini, ucapan bukan sekadar komunikasi, tetapi bisa menjadi doa yang menuntun nasib dan jalan hidup seseorang.
Isi Ceramah Ustadz Khalid Basalamah: Ucapan Bukan Sekadar Kata
Dalam video ceramahnya, Ustadz Khalid menjelaskan bahwa apa yang kita ucapkan sering kali menjadi kenyataan, baik itu karena terkabulkan sebagai doa, maupun sebagai refleksi dari isi hati. Beliau mencontohkan:
- Orang tua yang berkata, “Anakku ini bodoh!” tanpa sadar sedang mendoakan keburukan, dan itu bisa benar-benar terjadi jika Allah mengabulkan.
- Ucapan pesimis seperti, “Aku pasti gagal,” bisa menjadi penghalang keberhasilan karena doa yang negatif kepada diri sendiri.
- Sebaliknya, orang yang membiasakan ucapan positif seperti, “Insya Allah saya bisa,” “Semoga Allah beri kemudahan,” akan mendapat kemudahan karena doanya sejalan dengan harapan baik.
Beliau menekankan pentingnya mengendalikan lisan agar tidak sembarangan berkata, karena apa yang kita ucapkan bisa membentuk takdir kita sendiri.
Hadis Tentang Ucapan sebagai Doa
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Janganlah kalian mendoakan keburukan atas diri kalian sendiri, anak-anak kalian, atau harta kalian. Jangan sampai doa tersebut bertepatan dengan waktu yang dikabulkan, lalu Allah mengabulkannya.”
(HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa Allah bisa mengabulkan ucapan meski tanpa niat berdoa. Inilah mengapa berkata baik atau diam menjadi prinsip utama dalam adab berbicara seorang Muslim.
Ucapan dalam Kehidupan Sehari-Hari
Berikut beberapa contoh ucapan yang sering dianggap sepele, tetapi sebenarnya bernilai doa:
- Ucapan orang tua kepada anak:
Ucapkan yang baik seperti “Semoga jadi anak saleh,” karena itu akan menjadi doa yang diijabah Allah. - Ucapan kepada pasangan:
Hindari makian atau celaan. Gantilah dengan kata-kata positif seperti “Semoga Allah mudahkan urusan kita.” - Ucapan kepada diri sendiri:
Jangan remehkan afirmasi yang baik seperti “Saya akan berjuang dan Allah pasti bantu saya.” - Ucapan dalam kesedihan:
Jangan mengutuk hidup. Sebaliknya, katakan “Ini ujian dari Allah, pasti ada hikmahnya.” - Ucapan saat marah:
Hati-hati, karena saat marah seringkali keluar kata-kata buruk yang menjadi doa buruk pula.
Tips Mengendalikan Lisan agar Jadi Doa Baik
Ustadz Khalid memberikan beberapa kiat untuk membiasakan diri berkata baik:
- Perbanyak dzikir dan doa yang ma’tsur.
- Sebelum berbicara, pikirkan dampaknya.
- Biasakan mendoakan kebaikan setiap hari, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
- Bergaul dengan orang-orang yang juga terbiasa berkata baik, agar terpengaruh oleh suasana yang positif.
- Jangan ikut-ikutan berkata kasar atau negatif, apalagi dalam gurauan.
Setiap Kata Adalah Amanah
Allah akan meminta pertanggungjawaban atas apa yang kita ucapkan. Ustadz Khalid menekankan bahwa berbicara adalah bagian dari ibadah, jika dilakukan dengan niat dan cara yang benar.
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini bukan sekadar anjuran, tapi standar akhlak seorang Muslim dalam menjaga lisan. Maka jangan biarkan lisan kita menjadi penyebab kehancuran diri, keluarga, atau rezeki.
Penutup: Ubah Ucapan, Ubah Takdir
Ucapan adalah cermin hati, sekaligus doa yang bisa mengubah hidup seseorang. Dengan membiasakan berkata baik, mendoakan kebaikan, dan menjauhkan diri dari ucapan negatif, kita sedang menyusun jalan hidup yang diberkahi oleh Allah.
Sebagaimana Ustadz Khalid Basalamah sampaikan: “Jangan anggap enteng kata-kata. Karena kadang justru ucapan yang tidak disengaja itulah yang menjadi doa yang paling cepat dikabulkan.”
