Pendahuluan
Setiap manusia pasti menghadapi ujian dalam hidupnya, baik berupa kesulitan maupun cobaan berat. Namun, dalam setiap ujian, selalu ada pertolongan Allah yang menyertainya. Besarnya pertolongan Allah sejalan dengan besarnya ujian yang dihadapi seorang hamba.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 6)
Ayat ini menunjukkan bahwa dalam setiap kesulitan yang dihadapi oleh seorang mukmin, Allah pasti telah menyediakan kemudahan dan pertolongan.
Ujian sebagai Bukti Keimanan
Ujian yang diberikan Allah bukanlah bentuk kebencian, tetapi sebagai tanda cinta-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya besarnya pahala sebanding dengan besarnya ujian. Jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridha, maka ia akan mendapatkan keridaan Allah. Dan barang siapa yang murka, maka ia akan mendapatkan kemurkaan Allah.”
(HR. Tirmidzi, no. 2396, Hasan)
Dari hadits ini, kita memahami bahwa ujian adalah tanda kasih sayang Allah dan cara untuk mengangkat derajat seorang mukmin di sisi-Nya.
Jenis-Jenis Ujian dalam Kehidupan
Setiap orang akan menghadapi berbagai jenis ujian dalam hidupnya, di antaranya:
1. Ujian Kesulitan dan Musibah
Allah SWT berfirman:
“Dan sungguh, Kami akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 155)
Kesulitan hidup seperti kehilangan pekerjaan, kemiskinan, atau musibah lainnya adalah bentuk ujian yang menguji kesabaran seseorang.
2. Ujian dalam Bentuk Kenikmatan
Tidak semua ujian berbentuk penderitaan, tetapi bisa juga dalam bentuk kenikmatan. Allah SWT berfirman:
“Maka adapun manusia, apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, dia akan berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku.’ Adapun apabila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya, dia berkata, ‘Tuhanku telah menghinaku.'”
(QS. Al-Fajr: 15-16)
Ujian berupa harta, jabatan, dan kekuasaan sering kali membuat manusia lupa akan Allah, sehingga ia bisa terjerumus dalam kesombongan dan kelalaian.
Pertolongan Allah bagi Orang yang Sabar
Allah SWT menjanjikan pertolongan bagi mereka yang bersabar dalam menghadapi ujian. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya itu sangat berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.”
(QS. Al-Baqarah: 45)
Sabar adalah kunci utama untuk mendapatkan pertolongan Allah. Rasulullah SAW juga bersabda:
“Ketahuilah bahwa pertolongan itu datang bersama kesabaran, kelapangan datang bersama kesulitan, dan setelah kesulitan pasti ada kemudahan.”
(HR. Ahmad, no. 2803, Shahih)
Hadits ini memberikan motivasi bagi setiap mukmin untuk tetap bersabar dan yakin bahwa pertolongan Allah akan datang pada waktu yang tepat.
Cara agar Mendapatkan Pertolongan Allah
Agar mendapatkan pertolongan Allah dalam menghadapi ujian, ada beberapa amalan yang bisa dilakukan:
1. Bertawakal kepada Allah
Bertawakal berarti menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha dengan maksimal. Allah SWT berfirman:
“Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).”
(QS. At-Talaq: 3)
2. Memperbanyak Doa
Doa adalah senjata utama seorang mukmin dalam menghadapi ujian hidup. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keteguhan dalam urusan ini dan keteguhan hati dalam kebenaran.”
(HR. Tirmidzi, no. 3407, Hasan)
3. Menegakkan Shalat dan Memohon Ampunan
Shalat adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah dan menjadi sarana utama dalam mencari pertolongan-Nya. Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat gelisah, apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apabila mendapat kebaikan, ia menjadi kikir, kecuali orang-orang yang melaksanakan shalat.”
(QS. Al-Ma’arij: 19-22)
4. Bersedekah dan Berbuat Kebaikan
Sedekah dan berbuat kebaikan kepada orang lain dapat menjadi jalan datangnya pertolongan Allah. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya sedekah dapat memadamkan murka Allah dan mencegah kematian yang buruk.”
(HR. Tirmidzi, no. 664, Hasan)
Orang yang gemar bersedekah dan membantu sesama akan lebih mudah mendapatkan pertolongan dari Allah dalam menghadapi ujian hidup.
Kesimpulan
✅ Ujian adalah tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang beriman.
✅ Besarnya pertolongan Allah tergantung pada besarnya ujian yang dihadapi.
✅ Sabar, tawakal, doa, dan shalat adalah kunci utama mendapatkan pertolongan Allah.
✅ Setelah kesulitan pasti ada kemudahan, maka jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah.
Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang diberikan kesabaran dan mendapatkan pertolongan dari Allah dalam menghadapi setiap ujian hidup. Aamiin.
