Mengerjakan Sunnah, dapat Meninggikan Derajat di Surga

Dalam Islam, setiap amal perbuatan yang dilakukan seorang Muslim memiliki nilai dan ganjaran di sisi Allah ﷻ. Tidak hanya kewajiban seperti shalat, puasa, zakat, dan haji yang menjadi jalan menuju surga, tetapi amalan sunnah pun memiliki keutamaan besar. Amalan sunnah dapat menjadi penambah pahala, penutup kekurangan ibadah wajib, sekaligus meninggikan derajat seorang hamba di hadapan Allah ﷻ.

Ustadz Khalid Basalamah dalam salah satu ceramah singkatnya menegaskan bahwa mengerjakan amalan sunnah adalah pintu besar untuk meraih derajat tinggi di surga. Beliau mencontohkan bahwa orang-orang yang tekun mengamalkan sunnah, meskipun terlihat kecil, kelak akan mendapatkan kedudukan istimewa yang tidak dimiliki mereka yang hanya melaksanakan kewajiban.


Amalan Sunnah Sebagai Pelengkap Ibadah Wajib

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat dari seorang hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka beruntunglah ia. Namun jika shalatnya rusak, maka rugilah ia. Jika ada kekurangan dari shalat wajibnya, Allah berfirman: ‘Lihatlah, apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah yang dapat menyempurnakan kekurangan dari shalat wajibnya.’”
(HR. Tirmidzi)

Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya amalan sunnah. Ia berfungsi sebagai penambal kekurangan dalam ibadah wajib yang mungkin tidak sempurna karena lalai atau kurang khusyuk. Dengan demikian, orang yang rajin menunaikan sunnah memiliki peluang besar untuk diterima amal wajibnya dengan baik.


Sunnah Mengangkat Derajat di Surga

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:

“Dan bagi tiap-tiap derajat dari apa yang telah mereka kerjakan, dan agar Allah mencukupkan balasan perbuatan mereka, sedang mereka tidak dirugikan.”
(QS. Al-Ahqaf: 19)

Ayat ini menjelaskan bahwa derajat seseorang di surga ditentukan oleh amalannya. Semakin banyak amalan yang dilakukan, baik wajib maupun sunnah, semakin tinggi derajatnya. Inilah yang dimaksud Ustadz Khalid Basalamah, bahwa sunnah bukan sekadar tambahan, melainkan sarana untuk meraih tingkatan yang lebih tinggi.


Sunnah yang Ringan tetapi Bernilai Besar

Ustadz Khalid Basalamah dalam video ceramah singkatnya menyampaikan bahwa amalan sunnah tidak boleh dianggap remeh. Terkadang amalan kecil yang istiqamah bisa lebih bernilai daripada ibadah yang besar tetapi jarang dilakukan. Contohnya:

  • Shalat sunnah rawatib sebelum dan sesudah shalat wajib. Rasulullah ﷺ bersabda: “Barang siapa yang menjaga shalat rawatib dua belas rakaat dalam sehari semalam, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga.”
    (HR. Muslim)
  • Puasa sunnah seperti Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh (puasa tiga hari setiap bulan). Amalan ini selain mendekatkan diri kepada Allah, juga membersihkan jiwa dan menjaga kesehatan.
  • Sedekah sunnah, walaupun kecil, menjadi amalan yang berat di timbangan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan bersedekah setengah biji kurma.”
    (HR. Bukhari dan Muslim)

Sunnah Membawa Cinta Allah

Amalan sunnah juga menjadi jalan seorang hamba mendapatkan cinta Allah ﷻ. Dalam sebuah hadis qudsi, Allah ﷻ berfirman:

“Hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya…”
(HR. Bukhari)

Hadis ini menegaskan bahwa cinta Allah dapat diraih dengan memperbanyak amal sunnah. Bila Allah telah mencintai seorang hamba, maka segala urusannya akan dimudahkan, doanya dikabulkan, dan kehidupannya penuh keberkahan.


Ringkasan Ceramah Ustadz Khalid Basalamah

Dalam video singkat yang disampaikan Ustadz Khalid Basalamah, beliau menekankan bahwa sunnah adalah kunci derajat yang lebih tinggi di surga. Beliau mengingatkan agar kaum Muslimin tidak hanya merasa cukup dengan ibadah wajib, karena amalan sunnah yang terlihat ringan justru menjadi penentu kedudukan mulia di akhirat. Seorang Muslim hendaknya menjadikan amalan sunnah sebagai kebiasaan harian, bukan sekadar pilihan.


Kesimpulan

Amalan sunnah adalah bagian penting dari ibadah seorang Muslim. Ia melengkapi kekurangan ibadah wajib, mengangkat derajat di surga, serta menjadi sarana meraih cinta Allah ﷻ. Jangan pernah meremehkan amalan sunnah sekecil apa pun, karena bisa jadi amalan itu yang menyelamatkan kita di akhirat.

Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk senantiasa istiqamah dalam menunaikan amalan sunnah, sehingga kelak Allah ﷻ memasukkan kita ke dalam surga dengan derajat yang tinggi. Aamiin.