Jika Tidak Mau Lelah, Ingat dan Pasrahkan Kepada Allah

Dalam kehidupan, kita sering dihadapkan pada berbagai ujian yang melelahkan fisik maupun batin. Pekerjaan yang menumpuk, masalah keluarga, tekanan finansial, hingga ketidakpastian masa depan sering kali membuat kita merasa kelelahan. Namun, Islam mengajarkan bahwa setiap beban yang kita hadapi tidak boleh membuat kita berputus asa. Justru, kita harus selalu mengingat Allah dan memasrahkan segala urusan kepada-Nya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bagaimana seorang Muslim seharusnya menghadapi kelelahan hidup dengan keimanan dan ketakwaan. Beliau menekankan pentingnya mengingat Allah ﷻ dan bertawakal agar hati tetap tenang serta mendapatkan pertolongan-Nya.

Mengapa Kita Merasa Lelah dalam Hidup?

Kelelahan bukan hanya masalah fisik, tetapi juga bisa berasal dari hati dan pikiran. Ada beberapa penyebab utama mengapa kita merasa lelah dalam menjalani kehidupan:

  1. Terlalu menggantungkan harapan kepada makhluk
    Banyak orang berharap terlalu tinggi pada manusia, entah itu atasan, pasangan, atau teman. Ketika harapan itu tidak terpenuhi, kita menjadi kecewa dan lelah.
  2. Kurangnya kedekatan dengan Allah
    Jika hati jauh dari Allah, kita akan merasa kosong. Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Jika ia rusak, maka seluruh tubuh akan rusak. Ketahuilah, itu adalah hati.”
    (HR. Bukhari no. 52, Muslim no. 1599)
  3. Terlalu sibuk dengan dunia
    Allah ﷻ berfirman: “Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
    (QS. Ar-Ra’d: 28) Jika kita terlalu sibuk mengejar dunia tanpa mengingat Allah, kita akan mudah merasa lelah dan gelisah.

Cara Mengatasi Kelelahan dengan Mengingat dan Bertawakal kepada Allah

Islam mengajarkan bahwa solusi utama dari segala kelelahan adalah mendekatkan diri kepada Allah ﷻ dan berserah diri sepenuhnya kepada-Nya. Berikut beberapa cara agar hati tetap kuat meskipun menghadapi berbagai ujian:

  1. Selalu Mengingat Allah (Zikir dan Doa)
    Rasulullah ﷺ bersabda: “Perumpamaan orang yang mengingat Rabb-nya dengan yang tidak mengingat-Nya adalah seperti orang hidup dan orang mati.”
    (HR. Bukhari no. 6407, Muslim no. 779) Zikir adalah cara terbaik untuk menenangkan hati dan menghilangkan kelelahan batin. Salah satu zikir yang dianjurkan ketika merasa lelah adalah: “Hasbunallahu wa ni’mal wakil.”
    “(Cukuplah Allah menjadi penolong kami, dan Dia adalah sebaik-baik pelindung).”
    (QS. Ali Imran: 173)
  2. Bertawakal kepada Allah
    Tawakal berarti memasrahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha maksimal. Rasulullah ﷺ bersabda: “Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Dia akan memberi rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberi rezeki kepada burung. Burung itu pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”
    (HR. Tirmidzi no. 2344, Ahmad no. 205) Bertawakal tidak berarti pasrah tanpa usaha, tetapi berusaha sebaik mungkin dan menyerahkan hasilnya kepada Allah.
  3. Menjaga Shalat dan Ibadah dengan Khusyuk
    Shalat bukan hanya kewajiban, tetapi juga sumber ketenangan jiwa. Rasulullah ﷺ bersabda: “Wahai Bilal, istirahatkan kami dengan Shalat.”
    (HR. Abu Dawud no. 4985, Ahmad no. 23137) Ketika merasa lelah, ambillah air wudu dan lakukan Shalat dua rakaat. InsyaAllah, hati akan terasa lebih ringan.
  4. Memahami Bahwa Ujian Adalah Bagian dari Kehidupan
    Allah ﷻ berfirman: “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ dan mereka tidak diuji?”
    (QS. Al-Ankabut: 2) Setiap manusia pasti akan diuji. Jika kita memahami bahwa ujian adalah tanda kasih sayang Allah, maka kita tidak akan mudah mengeluh dan menyerah.
  5. Bersyukur dalam Setiap Keadaan
    Rasa lelah sering muncul karena kita terlalu fokus pada hal-hal yang tidak kita miliki, bukan pada nikmat yang sudah diberikan Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Lihatlah orang yang berada di bawah kalian, dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian. Hal itu lebih pantas agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah kepada kalian.”
    (HR. Muslim no. 2963) Bersyukur akan membuat kita lebih bahagia dan tidak mudah merasa terbebani oleh kehidupan.

Kesimpulan

Jika hidup terasa melelahkan, ingatlah untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah. Dengan zikir, tawakal, shalat, serta memahami bahwa ujian adalah bagian dari kehidupan, hati kita akan menjadi lebih tenang. Jangan terlalu berharap kepada manusia, tetapi gantungkan seluruh harapan kepada Allah ﷻ. Dengan demikian, hidup akan terasa lebih ringan dan penuh keberkahan.