Iman adalah anugerah terbesar dari Allah ﷻ yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Namun, tidak jarang seorang muslim merasakan turunnya semangat ibadah dan kendor dalam menjaga iman. Kondisi ini wajar, karena iman memiliki sifat naik dan turun. Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhan mereka bertawakal.”
(QS. Al-Anfal: 2)
Ayat ini menegaskan bahwa iman bisa bertambah dan berkurang, tergantung bagaimana hati seorang hamba berinteraksi dengan Allah ﷻ.
Mengapa Iman Bisa Melemah?
Ada beberapa sebab utama mengapa iman seorang muslim bisa melemah, di antaranya:
- Kurang dzikir dan tilawah Al-Qur’an
Lalai dalam berdzikir dan jarang membaca Al-Qur’an akan membuat hati jauh dari Allah. - Terlalu sibuk dengan dunia
Kesibukan berlebihan dengan urusan dunia tanpa menyeimbangkannya dengan ibadah membuat iman terkikis sedikit demi sedikit. - Lingkungan yang buruk
Berteman dengan orang-orang yang lalai dan jauh dari agama akan mempengaruhi iman kita. - Sering terjerumus dalam maksiat
Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
“Apabila seorang hamba melakukan dosa, maka akan ada noktah hitam di hatinya…”
(HR. Tirmidzi).
Semakin sering bermaksiat, semakin keras hati, dan iman pun melemah.
Nasehat dari Ustadz Khalid Basalamah
Dalam salah satu kajiannya yang berjudul “Iman Mulai Kendor? Dengarkan Nasehat ini”, Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa kelemahan iman adalah tanda seorang hamba harus segera kembali kepada Allah. Beliau menyampaikan, salah satu cara terbaik menguatkan iman adalah dengan:
- Meningkatkan ibadah sunnah seperti shalat malam, puasa sunnah, dan sedekah.
- Menjaga konsistensi dalam shalat wajib tepat waktu.
- Bersahabat dengan orang shalih, karena teman yang baik akan saling mengingatkan dalam kebaikan.
- Memperbanyak dzikir, khususnya istighfar, agar hati bersih dari noda dosa.
Ustadz Khalid menegaskan bahwa iman tidak boleh dibiarkan melemah tanpa usaha memperbaikinya. Jika seorang muslim merasa imannya turun, itu pertanda Allah sedang mengingatkannya agar segera kembali mendekat.
Cara Menguatkan Iman dalam Kehidupan Sehari-hari
- Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an setiap hari
Al-Qur’an adalah sumber kekuatan iman. Bahkan, Rasulullah ﷺ menyebut Al-Qur’an sebagai cahaya bagi hati. - Menghadiri majelis ilmu
Ilmu agama akan menambah pemahaman dan ketakwaan. Nabi ﷺ bersabda:
“Barangsiapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.”
(HR. Muslim). - Banyak berdoa kepada Allah
Hanya Allah yang mampu meneguhkan iman. Doa yang sering dibaca Rasulullah ﷺ adalah:
“Ya Muqallibal Qulub, tsabbit qalbi ‘ala dinik”
(Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu). - Menghindari dosa sekecil apa pun
Iman yang kuat lahir dari hati yang bersih. Menjaga diri dari dosa adalah kunci agar iman tetap kokoh.
Penutup
Iman adalah harta paling berharga yang dimiliki seorang muslim. Jika iman melemah, segera perkuat dengan dzikir, ibadah, dan ilmu. Nasehat dari Ustadz Khalid Basalamah ini menjadi pengingat agar kita selalu waspada terhadap turunnya iman. Jangan biarkan hati kosong dari Allah, karena hanya dengan mengingat-Nya hati menjadi tenang.
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
