Inilah Penyebab Rezeki dan Nikmatmu Hilang

Rezeki adalah anugerah dari Allah SWT yang diberikan kepada setiap hamba-Nya. Namun, tidak jarang kita merasa bahwa rezeki dan nikmat yang kita miliki tiba-tiba hilang atau tertunda. Ustadz Khalid Basalamah dalam berbagai ceramahnya menjelaskan beberapa penyebab utama hilangnya rezeki dan nikmat, berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis.

1. Melakukan Dosa dan Maksiat

Dosa dan maksiat adalah penghalang utama datangnya rezeki. Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya seorang hamba terhalang dari rezeki karena dosa yang dilakukannya.” (HR. Ibnu Majah)

Setiap perbuatan dosa, baik besar maupun kecil, dapat menjadi sebab tertundanya rezeki. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk selalu beristighfar dan menjauhi perbuatan maksiat.

2. Meninggalkan Shalat

Shalat adalah tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap Muslim. Meninggalkan shalat, apalagi dengan sengaja, adalah dosa besar yang dapat mendatangkan murka Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.” (QS. Al-Ma’un: 4-5)

Meninggalkan shalat berarti memutuskan hubungan dengan Sang Pemberi Rezeki, sehingga wajar jika rezeki menjadi seret.

3. Durhaka kepada Orang Tua

Ridha Allah SWT terletak pada ridha orang tua. Durhaka kepada orang tua merupakan dosa besar yang dapat mendatangkan azab Allah SWT di dunia dan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

“Keridhaan Allah tergantung pada keridhaan orang tua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua.” (HR. Tirmidzi)

Orang yang durhaka kepada orang tua akan sulit mendapatkan keberkahan dalam hidupnya, termasuk dalam hal rezeki.

4. Memutuskan Tali Silaturahmi

Silaturahmi adalah hubungan baik antar sesama manusia, terutama dengan keluarga dan kerabat. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menjaga tali silaturahmi. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Memutuskan tali silaturahmi merupakan perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT dan dapat menjadi sebab tertundanya rezeki.

5. Tidak Bersyukur atas Nikmat Allah

Bersyukur adalah kunci utama untuk menjaga dan menambah nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Kurangnya rasa syukur dapat menyebabkan hilangnya nikmat dan rezeki yang telah diberikan.

6. Tidak Menunaikan Zakat dan Sedekah

Zakat dan sedekah adalah cara untuk membersihkan harta dan mendatangkan keberkahan. Rasulullah SAW bersabda:

“Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim)

Tidak menunaikan zakat dan enggan bersedekah dapat menjadi sebab hilangnya keberkahan rezeki.

7. Mengonsumsi Harta Haram

Mencari rezeki dengan cara yang haram, seperti riba, penipuan, atau korupsi, akan menghilangkan keberkahan dalam harta. Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap daging yang tumbuh dari makanan haram, maka neraka lebih pantas baginya.” (HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk memastikan bahwa rezeki yang diperoleh berasal dari sumber yang halal.

Ringkasan Ceramah Ustadz Khalid Basalamah

Dalam video ceramahnya, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa salah satu penyebab hilangnya rezeki dan nikmat adalah karena dosa-dosa yang dilakukan oleh seseorang. Beliau menekankan pentingnya menjaga hati dari prasangka buruk dan selalu berprasangka baik kepada sesama.

Beliau juga mengingatkan agar umat Islam selalu menjaga hubungan baik dengan orang tua dan kerabat, serta tidak meremehkan dosa-dosa kecil yang dapat menumpuk dan menjadi penghalang rezeki.

Penutup

Rezeki dan nikmat adalah pemberian dari Allah SWT yang harus dijaga dengan ketaatan dan ketakwaan. Dengan menjauhi dosa, menjaga shalat, berbakti kepada orang tua, menyambung silaturahmi, bersyukur, menunaikan zakat, dan mencari rezeki yang halal, insya Allah rezeki dan nikmat akan terus mengalir dalam kehidupan kita.