Inilah Orang yang Mendapat Perhatian Khusus dan Petunjuk dari Allah

Setiap Muslim tentu ingin mendapatkan perhatian dan petunjuk dari Allah. Perhatian khusus dari Allah berarti seseorang selalu dalam lindungan-Nya, dijaga dari keburukan, dan diberikan kemudahan dalam kehidupan dunia serta akhirat. Dalam Al-Qur’an dan hadis, Allah telah menjelaskan siapa saja yang mendapatkan perhatian dan petunjuk-Nya.

Ustadz Khalid Basalamah dalam berbagai ceramahnya sering menekankan pentingnya memahami kriteria ini agar kita bisa berusaha menjadi bagian dari golongan yang dicintai Allah. Artikel ini akan membahas siapa saja yang mendapatkan perhatian dan petunjuk dari Allah berdasarkan Al-Qur’an dan hadis.

1. Orang yang Bertakwa

Ketaqwaan adalah kunci utama untuk mendapatkan perhatian dan petunjuk Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)

Orang yang bertakwa akan selalu berusaha menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada.” (HR. Tirmidzi)

Takwa bukan hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, menjaga kejujuran dalam pekerjaan, tidak menyakiti orang lain, dan selalu amanah dalam tanggung jawab.

Allah menjanjikan berbagai keutamaan bagi orang yang bertakwa, di antaranya:

  • Diberi jalan keluar dari setiap kesulitan (QS. At-Talaq: 2-3)
  • Diberi rezeki dari arah yang tidak disangka (QS. At-Talaq: 3)
  • Mendapat perlindungan dari segala keburukan (QS. Al-A’raf: 96)

2. Orang yang Senantiasa Bertaubat

Allah sangat mencintai hamba-Nya yang mau bertaubat. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri.” (QS. Al-Baqarah: 222)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Setiap anak Adam pasti berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat.” (HR. Tirmidzi)

Allah akan memberikan perhatian khusus kepada mereka yang tulus dalam taubatnya. Taubat yang diterima adalah taubat nasuha, yaitu taubat yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, menyesali dosa, dan berjanji tidak mengulanginya.

3. Orang yang Sabar

Kesabaran adalah salah satu sifat yang sangat dihargai dalam Islam. Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Barang siapa bersabar, maka Allah akan menjadikannya sabar, dan tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.” (HR. Bukhari & Muslim)

Kesabaran ada tiga jenis:

  1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah – Misalnya, konsisten dalam shalat dan ibadah lainnya.
  2. Sabar dalam menjauhi maksiat – Menahan diri dari godaan dunia yang haram.
  3. Sabar dalam menghadapi ujian – Menerima takdir Allah dengan ikhlas dan tetap berusaha mencari solusi terbaik.

4. Orang yang Berbuat Ihsan (Kebaikan)

Orang yang senantiasa berbuat ihsan (kebaikan) dalam hidupnya akan mendapatkan perhatian khusus dari Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. An-Nahl: 128)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Allah mencintai seseorang yang jika melakukan suatu pekerjaan, dia melakukannya dengan sebaik-baiknya.” (HR. Thabrani)

Ihsan mencakup berbagai aspek kehidupan, seperti:

  • Ihsan dalam ibadah – Melaksanakan shalat dengan khusyuk, berzakat dengan ikhlas.
  • Ihsan dalam hubungan sosial – Berbuat baik kepada sesama, membantu orang yang kesulitan.
  • Ihsan dalam pekerjaan – Bekerja dengan profesional dan jujur.

5. Orang yang Tawakal kepada Allah

Tawakal berarti menyerahkan segala urusan kepada Allah setelah berusaha semaksimal mungkin. Allah berfirman:

“Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupinya.” (QS. At-Talaq: 3)

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Orang yang bertawakal tidak mudah putus asa dan selalu optimis bahwa Allah akan memberikan yang terbaik.

6. Orang yang Menuntut Ilmu

Menuntut ilmu adalah salah satu jalan untuk mendapatkan petunjuk Allah. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Ilmu yang dimaksud bukan hanya ilmu agama, tetapi juga ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan. Orang yang berilmu akan lebih mudah memahami mana yang benar dan salah, serta dapat membimbing orang lain ke jalan yang lurus.

Kesimpulan

Allah memberikan perhatian khusus dan petunjuk-Nya kepada hamba-hamba yang memiliki sifat berikut:

  1. Bertakwa – Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
  2. Bertaubat – Menyesali dosa dan kembali kepada Allah.
  3. Sabar – Menghadapi segala ujian dengan keteguhan hati.
  4. Berbuat ihsan – Selalu melakukan kebaikan dalam setiap aspek kehidupan.
  5. Tawakal – Menyerahkan hasil usaha kepada Allah setelah berikhtiar.
  6. Menuntut ilmu – Mencari ilmu yang bermanfaat untuk dunia dan akhirat.

Semoga kita termasuk dalam golongan orang-orang yang mendapat perhatian khusus dan petunjuk dari Allah. Aamiin.