Setiap Muslim pasti pernah berdoa dan berharap agar doanya dikabulkan oleh Allah. Namun tidak jarang, kita merasa doa-doa itu belum juga terwujud. Dalam ceramahnya yang penuh makna, Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan bahwa ada 1 kata kunci utama agar doa kita lebih cepat diijabah oleh Allah SWT. Kata kunci tersebut bukan sekadar lafaz, tapi sebuah sikap hati yang terhubung langsung dengan keimanan kita: tawakal.
Apa Itu Tawakal?
Tawakal berasal dari kata wakala yang berarti menyerahkan atau mewakilkan. Secara istilah, tawakal adalah menyerahkan sepenuhnya urusan kepada Allah SWT setelah melakukan usaha maksimal. Ini bukan berarti pasrah tanpa ikhtiar, tetapi berusaha sekuat tenaga dan kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah dengan sepenuh hati.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.”
(QS. Al-Ma’idah: 23)
Dalam ayat ini, Allah menegaskan bahwa tawakal adalah bagian dari keimanan. Orang yang benar-benar beriman tidak akan menggantungkan hatinya kepada makhluk atau dunia, tapi kepada Allah semata.
Ringkasan Ceramah Ustadz Khalid Basalamah
Dalam video berjudul “1 Kata Kunci Utama agar Doamu Cepat Terkabul”, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa salah satu sebab utama terkabulnya doa adalah tawakal kepada Allah. Berikut beberapa poin penting dari ceramah tersebut:
- Doa harus disertai dengan keyakinan penuh bahwa Allah Maha Mengabulkan. “Doa bukan hanya diucapkan, tapi diyakini sepenuh hati. Jangan ragu!” — Ustadz Khalid
- Setelah berdoa dan berusaha, jangan terus-terusan cemas dengan hasilnya. Banyak orang berdoa, tapi hatinya masih was-was. Padahal, tawakal berarti yakin bahwa apa pun yang Allah beri, itulah yang terbaik.
- Jangan menggantungkan hasil dari doa kepada waktu yang kita tentukan. Allah tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkan doa. Ada doa yang dikabulkan cepat, ada yang ditunda karena hikmah, dan ada yang disimpan untuk akhirat.
- Semakin tinggi tingkat tawakal seseorang, semakin tinggi pula derajat dikabulkannya doa. Tawakal menunjukkan kedekatan dengan Allah. Orang yang dekat dengan Allah, doanya tidak ditolak.
Melalui penjelasan ini, Ustadz Khalid menekankan bahwa tawakal bukanlah pasrah buta, tapi bentuk tertinggi dari keimanan dan kepasrahan yang disertai ikhtiar.
Dalil-Dalil dari Al-Qur’an dan Hadis tentang Tawakal
Banyak ayat dan hadis yang memperkuat pentingnya tawakal. Di antaranya:
- QS. At-Talaq: 3 “Dan barang siapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya.”
Ini menegaskan bahwa siapa yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah, maka Allah akan mencukupi semua kebutuhannya. - HR. Tirmidzi “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakal, niscaya kalian akan diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki; ia pergi pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang sore hari dalam keadaan kenyang.”
(HR. Tirmidzi no. 2344)
Hadis ini menunjukkan bahwa tawakal itu bukan diam, tetapi aktif mencari, lalu berserah.
Cara Menguatkan Tawakal dalam Berdoa
Agar doa kita lebih mudah terkabul, kita perlu membiasakan diri untuk:
- Meyakini ke-Maha Kuasaan Allah
– Jangan pernah meragukan bahwa Allah bisa mengabulkan doa dalam sekejap. - Meningkatkan ibadah dan kedekatan dengan Allah
– Perbanyak istighfar, shalat tahajud, membaca Al-Qur’an. - Hindari mengeluh setelah berdoa
– Mengeluh adalah tanda lemahnya tawakal. Gantilah keluhan dengan zikir dan sabar. - Perbaiki adab dalam berdoa
– Angkat tangan, menghadap kiblat, puji Allah dan bershalawat sebelum doa. - Jangan menetapkan syarat dalam doa
– Seperti berkata: “Ya Allah, kabulkanlah sekarang juga,” karena itu bentuk tergesa-gesa.
Penutup
Terkabulnya doa bukan semata-mata karena panjangnya doa, kuatnya tangisan, atau indahnya kata-kata, tapi karena tawakal yang tulus kepada Allah. Kata kunci ini adalah jembatan antara ikhtiar kita dan rahmat Allah. Maka jangan pernah lelah untuk berdoa, dan jangan pernah ragu untuk berserah diri.
Sebagaimana disampaikan oleh Ustadz Khalid Basalamah:
“Kalau kita benar-benar tawakal, maka doa itu akan sampai ke langit, dan Allah akan menurunkan jawaban-Nya dengan cara terbaik.”
